hanya seorang perempuan.....

Hujan yang deras....biasanya q menyukai hujan,,tapi kali ini mengapa aku hanya bisa bersedih bersama hujan???rasanya aku terjebak dalam kristal-kristal yang pudar cahayanya....
aku hanya merasa kesepian...selalu saja di perdebatkan oleh rinai sang hujan...dan pada akhirnya
aku hanya bisa mengadu pada hujan...lagi..lagi..hujan......
memang benar adanya terkadang hidup memilukan...
kau harus merasakan derita,baru bisa memaknai hidup..untuku mungkin ini belum seberapa...mungkin rasa sepiku karena sesuatu yang samar yang tak begitu jelas....
aku dulu tiada seperti ini..merasa menjadi no.1 saja...aku menerima segala rasa cinta dari sosok yang tak sengaja ku sambut ikatannya....tapi seiring berjalannya waktu..rasa itu kerap hilang mengudara,entah karena kejenuhan yang menggelayut pada aortaku atau karena keserakahan akan keinginan egoku untuk memiliki pita-pita kecil yang terpampang pada etalase di pinggiran ruang tak bertuan......
aku mengkhianati perasaanku...benar...aku ingin menyudahinya....aku merasa muak dengan semuanya....dengan masa lalu yang tak bisa ku perbaiki....

maka dari itu..kuputuskan untuk membiarkanmu..aku ingin membebaskanmu dari segala bebanku,aku berniat meninggalkanmu,tinggalkan masa lalu dengan membawa sebuah pembalasan dendam bagi mereka yang telah membuatku mendustakanmu..dan membiarkanku jatuh dalam kesunyian tak berkesudahan...bahkan
aku merelakanmu untuknya...benar,,aku pernah menangis karena aku mengkhianatimu,karena aku begitu jatuh dalam kasih sesaat yang ia tawarkan padaku....
mungkin dengan kepergianku,aku bisa menebus dosaku padamu....
Dan ketika rasa sesaat itu hilang tak ada lagi untukku....aku merasa begitu kecil..aku kehilangan sesuatu yang sulit untuk ku terima,aku bagaikan anak ingusan yang meratapi rasa gula-gula yang tak pernah sungguh nyata untuku,seperti anak perempuan yang tersesat dalam kebingungan,dalam asa yang tak tahu kemana bermuaranya.aku mungkin tersesat dalam duri-duri derita yang tak ku mengerti dari mana luka itu datang....???atau mungkin dari kepolosanku yang dengan gampangnya membodohi ketulusan akan cinta yang bersemayam di lubuk kalbu...lihat aku...masih menunggu untuk kau jemput wahai.....yang menyesatkanku....!!


Kau tahu benar deritaku waktu itu...lantas,,kau hanya bisa menonton...yaa..kau hanya seorang penonton..yang siap sedia bersorak melihatku jatuh dalam permainan yang kau bangun....
kau lepas tangan seperti itu...dan membiarkanku bermain derita sendiri....menyaksikan dengan lantangnya kekacauan jiwaku, kau buat aku seperti ini...??? what a bind!!!
yaa...SEKALI LAGI...benar aku tersudut sepi dalam ruang hampa pesakitan......kau biarkanku terkapar perih...bimbang dengan segala tuduhanmu yang tak masuk logika,apa dengan cara seperti itu kau menyingkirkanku???
kosong.....semuanya hanya kekosongan....tinggal aku disini dengan sisa-sisa luka yang ku ulum sendiri.....
seperti ini rencanamu...membuatku gila...dengan keluguanku....
aku masuk dalam celah yang tersembunyi,yang tak kau buka tirainya....aku memang mencoba menjadi bagian darimu,tapi ternyata aku sendiri yang tak terbagi.....
aku memikul resiko menjadi cawan yang tersimpan dalam sebuah kotak yang tertutup rapi.....
...bagaimanapun tak bisa ku ingkari sebuah konsistensi,aku menikmati rasa pahit sendiri.....apa dayaku..???aku hanaya seorang perempuan.....

Hujan yang deras....biasanya q menyukai hujan,,tapi kali ini mengapa aku hanya bisa bersedih bersama hujan???rasanya aku terjebak dalam kristal-kristal yang pudar cahayanya....
aku hanya merasa kesepian...selalu saja di perdebatkan oleh rinai sang hujan...dan pada akhirnya
aku hanya bisa mengadu pada hujan...lagi..lagi..hujan......
memang benar adanya terkadang hidup memilukan...
kau harus merasakan derita,baru bisa memaknai hidup..untuku mungkin ini belum seberapa...mungkin rasa sepiku karena sesuatu yang samar yang tak begitu jelas....
aku dulu tiada seperti ini..merasa menjadi no.1 saja...aku menerima segala rasa cinta dari sosok yang tak sengaja ku sambut ikatannya....tapi seiring berjalannya waktu..rasa itu kerap hilang mengudara,entah karena kejenuhan yang menggelayut pada aortaku atau karena keserakahan akan keinginan egoku untuk memiliki pita-pita kecil yang terpampang pada etalase di pinggiran ruang tak bertuan......
aku mengkhianati perasaanku...benar...aku ingin menyudahinya....aku merasa muak dengan semuanya....dengan masa lalu yang tak bisa ku perbaiki....

maka dari itu..kuputuskan untuk membiarkanmu..aku ingin membebaskanmu dari segala bebanku,aku berniat meninggalkanmu,tinggalkan masa lalu dengan membawa sebuah pembalasan dendam bagi mereka yang telah membuatku mendustakanmu..dan membiarkanku jatuh dalam kesunyian tak berkesudahan...bahkan
aku merelakanmu untuknya...benar,,aku pernah menangis karena aku mengkhianatimu,karena aku begitu jatuh dalam kasih sesaat yang ia tawarkan padaku....
mungkin dengan kepergianku,aku bisa menebus dosaku padamu....
Dan ketika rasa sesaat itu hilang tak ada lagi untukku....aku merasa begitu kecil..aku kehilangan sesuatu yang sulit untuk ku terima,aku bagaikan anak ingusan yang meratapi rasa gula-gula yang tak pernah sungguh nyata untuku,seperti anak perempuan yang tersesat dalam kebingungan,dalam asa yang tak tahu kemana bermuaranya.aku mungkin tersesat dalam duri-duri derita yang tak ku mengerti dari mana luka itu datang....???atau mungkin dari kepolosanku yang dengan gampangnya membodohi ketulusan akan cinta yang bersemayam di lubuk kalbu...lihat aku...masih menunggu untuk kau jemput wahai.....yang menyesatkanku....!!


Kau tahu benar deritaku waktu itu...lantas,,kau hanya bisa menonton...yaa..kau hanya seorang penonton..yang siap sedia bersorak melihatku jatuh dalam permainan yang kau bangun....
kau lepas tangan seperti itu...dan membiarkanku bermain derita sendiri....menyaksikan dengan lantangnya kekacauan jiwaku, kau buat aku seperti ini...??? what a bind!!!
yaa...SEKALI LAGI...benar aku tersudut sepi dalam ruang hampa pesakitan......kau biarkanku terkapar perih...bimbang dengan segala tuduhanmu yang tak masuk logika,apa dengan cara seperti itu kau menyingkirkanku???
kosong.....semuanya hanya kekosongan....tinggal aku disini dengan sisa-sisa luka yang ku ulum sendiri.....
seperti ini rencanamu...membuatku gila...dengan keluguanku....
aku masuk dalam celah yang tersembunyi,yang tak kau buka tirainya....aku memang mencoba menjadi bagian darimu,tapi ternyata aku sendiri yang tak terbagi.....
aku memikul resiko menjadi cawan yang tersimpan dalam sebuah kotak yang tertutup rapi.....
...bagaimanapun tak bisa ku ingkari sebuah konsistensi,aku menikmati rasa pahit sendiri.....apa dayaku..???aku hanaya seorang perempuan.....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar